Ragam Tarian Jawa Tengah yang Mengukir Sejarah

Tarian Jawa Tengah_ Indonesia tersusun dari jajaran pulau-pulau, mulai dari sabang sampai mereauke. Setiap pulau pun ada beberapa provinsi sendiri-sendiri, salah satunya adalah Pulau Jawa. Jawa sendiri memiliki tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Setiap dari pulau Indonesia memiliki aneka ragam suku dan budaya berbeda-beda, di Jawa pun juga begitu. Nah, kali ini kami akan memaparkan salah satu ragam budaya tarian Jawa, khususnya di Jawa tengah yang terdapat banyak ragam jenis tariannya.

Ragam Tarian Jawa Tengah

Jawa Tengah adalah provinsi yang terdiri dari banyak kota. Di setiap kotanya memiliki berbagai macam tarian yang berbeda-beda, misalnya saja antara kota Surakarta dan Semarang atau juga Magelang dan lain lain.

1) Tari Bondan.

tarian Jawa Tengah
www.negerikuindonesia.com

Tarian bondan ini merupakan tarian yang memperlihatkan suatu gambaran kasih sayang dan ketulusan ibu pada anaknya. Tarian bondan asalnya dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Dapat kita lihat ciri khas dari tarian ini adalah pada properti pakaian tarinya ada seperti kendil, boneka bayi, payung dan beberapa alat rumah tangga.

Kalau zaman dahulu kala tarian Jawa Tengah ini di tarikan oleh para kembang desa, tujuannya untuk menunjukkan jati dirinya. Dalam gerakanya pun semua tidak terbilang sulit. hanya sesi yang menegankannya saat para penari menaiki kendi dan kendi itu tidak boleh pecah.

2) Tari Bedhaya Ketawang

tarian Jawa Tengah
www.negerisatu.id

Dalam setiap nama tarian di situ ada arti dan maksud yang baik untuk di sampaikan, begitu juga tarian ini yaitu tari bedhaya ketawang. Terdiri dari kata “bedhaya” yang artinya penari wanita dan “ketawang” artinya langit. Bila di satukan mengandung arti penari wanita dari istana langit.

Pakaian yang digunakan oleh penari adalah busana pengantin adat Jawa dan juga menggunakan gelung besar serta aksesoris Jawa yang berupa centhung, sisir jeram sajar, tiba dhadha, garuda mungkur, dan cundhuk mentul. Para penari pun juga dilarang menari bilamana dalam keadaan haid.

Tarian ini biasanya di mainkan 9 orang penari wanita, jumlah sembilan ini dapat melambangkan wali songo atau pun juga arah mata angin. Kalau dalam sejarahnya tari ini menghubungkang pada Ratu Kidul atau biasa di kenal Roro Kidul.

3) Tari Serimpi

tarian Jawa Tengah
nusantarakaya.com

Asal muasal tari serimpi ini dari kota Yogyakarta, yang mana konon tarian ini bernuansa mistis. Zaman dahulu tarian ini awalnya di tunjukkan kepada pengantin Raja di beberapa Istana Jawa Tengah. Dan sekarang ini menurut beberapa cerita masyarakat tarian ini dapat menghipnotis para penonton ke alam lain.

Meskipun begitu tujuan utama dari tari serimpi ini adalah menunjukkan wanita sopan santun dan sangat lemah gemulai. Pakaian yang di gunakan oleh para penari adalah busana pengantin putri keraton. Juga tarian ini di mainkan oleh 4 orang penari yang menandakan unsur api air angin dan bumi, dengan seiringnya berjalannya zaman kadang tarian ini di mainkan 5 orang.

4) Tari Gambyong

tarian Jawa Tengah
www.negerikuindonesia.com

Sejarah dari nama tarian ini adalah dari salah satu penari tempo dahulu, yang mana penari itu memiliki suara merdu dan tubuh yang lentur. Nama lengkap dari penari tersebut Sri Gambyong, dengan cepatnya terkenal juga dapat memikat banyak orang.

Dan kemudian nama ini sampai ke telinga Sunan Paku Buwono IV dengan itu dia di undang  untuk menari ke dalam istana. Akhirnya ia pun berhasil memikat orang-orang istana yang kemudian tarianya di pelajari dan dikembangkan sampai di nobatkan sebagai tarian khas Istana.

Pakaian yang di gunakan adalah kostum kemben sebahu dengan di lengkapi selendang. Adapun dasar warna tarian ini indentik di warna kuning dan hijau. Tarian ini juga di iringi dengan musik gamelan seperti gong, kenong, gambang dan kendang.

5) Tari Kethek Ogleng

Tarian Jawa Tengah
www.youtube.comwww.youtube.com

Arti dari tarian ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita, kata “kethek” arti darinya adalah kera sedangkan “ogleng” diambil dari bunyi yang melatar belakangi tarian ini. Sejarah tarian ini menceritakan Raden gunung Sari yang menjelma menjadi sebuah kera agar bisa mengelabui para musuh-musuhnya.

Kostum dari tarian ini tak luput dari topeng yang berbentuk kera. Dalam tarian ini tidak ada gerakan khusus padanya, karena para penari hanya mengikuti alunan musik dan kemudian menari layaknya seekor kera. Kadang-kadang juga penari mengajak salah satu penonton untuk menari bersama.

6) Tari Jlantur

Tarian Jawa Tengah
budayajawa.id

Asal muasal tarian jlantur ini dari kota Boyolali Jawa Tengah. Di era sekarang ini tarian jlantur mungkin sudah tidak ada atau bahkan sangat jarang sekali kita temukan, di karenakan kurang minatnya orang-orang untuk melestarikan budaya tarian ini.

Sejarahnya tarian jlantur ini adalah untuk menggambarkan sebuah perjuangan Pangeran DIponegoro melawan para penjajah. Maka tarian ini biasanya di mainkan oleh 40 orang penari laki-laki. Ciri dari tarian ini adalah para penari  menggunakan ikat kepala seperti gaya turki dengan membawa kuda tiruan.

7) Tari Beksan Wireng

Tarian Jawa Tengah
myimage.id

Tarian Jawa Tengah ini di ciptakan oleh Prabu Amiluhur, tujuanya untuk menyemangati 4 prajurit perang yang sedang berlatih. Pada tarian ini mengandung tema perang, maka para penari pun terlihat gagah perkasa dengan membawa tombak dan tameng.

Tarian ini di mainkan oleh para lelaki dengan menggunakan sebuah kostum bak seorang prajurit perang. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, sekarang ini tarian beksan wireng sudah terbagi menjadi 6 jenis tarian, yaitu Panji Sepuh, Panju Anem, Dhadap Kanoman, Jemparing Ageng, Lhawung Ageng, dan Dhadhap Kreta.

8) Tari Angsa

Tarian Jawa Tengah
putrifardiani16.com

Makna yang ada dalam tarian Jawa Tengah ini adalah melambangkan sebuah keagungan seorang Dewi yang di temani oleh kawanan penari angsa. Selain itu juga tarian ini termasuk dalam salah satu tarian kebanggaan Jawa Tengah, di karenakan tarian ini sering di pertunjukkan untuk acara tertentu misalnya saja kelulusan sekolah atau perpindahan juga.

Bahkan sekarang ini tari ini bisa di tarikan oleh siswa SD sekalipun. Menariknya tarian angsa ini bukan hanya Indonesia yang memilikinya akan tetapi beberapa negara lain juga punya, hanya yang berbeda pada cerita latar belakangnya saja.

Ciri-ciri tari angsa ini biasanya di tarikan secara berpasangan meski kadang juga sendiri dan berlima. Kemudian tarian ini di iringi oleh alat musik seperti gendang, gitar, dan degung.

9) Tari Ebeg atau Kuda Lumping

Tarian Jawa Tengah
aminpnd.com

Tarian tradisional Jawa Tengah yang satu ini sudah seperti pada tarian umumnya dengan gerakan lemah gemulai. Tari ebeg ini atau tari yang biasa menggunakan boneka kuda ini kita tidak perlu susah-susah mempelajarinya, karena tari ini hanya melenggak-lenggok mengikuti alunan musik.

Namun sebelum memulai menari ada beberapa syarat yang harus disediakan selama pertunjukkan yaitu saji dan menyan. Hal itu di karenakan kalau para penari yang kemungkinan besar kerasukan  mahkluk halus dan kemudian memakan barang-barang sekitar.

Nah itulah beberapa ragam tarian Jawa Tengah yang bisa kalian ketahui, semoga dengan tulisan ini bisa menambah ilmu pengetahuan kita tentang budaya Jawa entah  Jawa Tengah, Jawa Timur, dan juga Jawa Barat. Sampai jumpa kembali kawan…

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *